Aku Telah Hendak Sampai

Aku telah hendak sampai, tapi kenapa kau sumbat jalanku? Kau halangi pandanganku? Akhirnya aku terpaksa menoleh, dan menghampirimu. Lantas aku bisikkan padamu bahwa sebentar lagi aku hendak sampai di tujuanku. Sebenarnya itu tak perlu. Tak perlu kumenoleh, tapi panggilanmu begitu nyaring dan merdu, mengagetkanku di jalanan yang begitu sunyi ini.

Tak bisakah engkau memberi sedikit saja kebebasan bagiku untuk meneruskan perjalanan?
Perjalanan yang kutempuh ini begitu jauh, sayang. Dan tentunya kamu tahu betapa ini sulit dan berbukit-bukit.

Sudahlah, duhai kau yang akan berbelok ke kanan, jangan sumbat jalanku. Jangan panggil namaku hanya demi sebuah kata yang tak akan pernah lagi kamu dapatkan.

Cukuplah.
Berjalanlah.
Aku akan melanjutkan perjalananku.


M, 22 Februari 2015

Comments