Resensi Buku "The Little Prince"







Judul                    : The Little Prince
Penulis                : Antoine de Saint- Exupéry
Bahasa                 : Inggris


Saya kerap membaca ulasan tentang buku fenomenal ini dimana rata-rata ulasan orang cukup positif untuk buku ini. Banyak juga quote yang diambil dari buku ini. Terakhir saya melihat artis idola saya yang begitu cantik dan mengidolakan buku, Dian Sastrowardoyo merekomendasikan buku ini di akun Instagramnya. Waah nggak mau kalah dong saya. Hehehe Saya pun kemudian membaca buku ini tapi yang format PDF dalam bahasa Inggris hasil donlotan. *sssttt

Walaupun kemampuan Bahasa Inggris saya di bawah rata-rata, tapi saya bisa paham isi dari buku ini. Tokoh utama dalam buku ini adalah Sang Pangeran Kecil (Little Prince). Pangeran kecil dipercaya berasal dari planet kecil dari pecahan asteroid yang dikenal dengan nama B-612. Asteroid ini hanya bisa dilihat menggunakan teleskop oleh astronot Turki pd tahun 1909.

Cerita bermula dari terdamparnya seorang pilot di sebuah gurun karena pesawat yang dikemudikan mengalami kerusakan mesin. Di sanalah ia kemudian bertemu dengan pangeran kecil yang tiba-tiba menghampirinya dan memintanya menggambar sebuah domba. Singkat cerita, pangeran kecil ini kemudian menceritakan kepada si pilot mengenai pengalamannya bertemu makhluk-makhluk aneh di tujuh planet yang didatanginya.

Pangeran kecil bertemu dengan seorang raja di planet asteroid 325. Pangeran kecil diangkat jadi Menteri Kehakiman tapi dia menolak karena merasa tidak ada orang di planet itu yang harus diadili. Ia pun melanjutkan perjalanan setelah sang raja tak bisa memenuhi permintaannya untuk melihat matahari terbenam. Di planet selanjutnya 326, ia bertemu dengan manusia sombong (coinceted man) yang selalu membanggakan dirinya. Di planet selanjutnya atau 327 ia bertemu dengan seorang pemabuk (tippler).

“The grown-ups are certainly very, very odd,” demikian komentar pangeran kecil setelah bertemu orang-orang aneh itu.

Di planet selanjutnya 328, pangeran kecil bertemu dengan pebisnis yang hobinya menghitung bintang. Bintang-bintang ini diklaim sebagai miliknya karena belum pernah ada orang yang dianggapnya pernah mengklaim bintang itu sebagai miliknya.

“When you find a diamond that belongs to nobody, it is yours. When you discover an island that belongs to nobody, it is yours. When you get an idea before anyonel else, you take out a patent on it: it is yours. So with me: I own the stars, because nobody else before me ever thought of owning them.”

Di planet kelima yang sangat kecil, yang hanya cukup untuk satu orang, tinggal seorang tukang lampu yang bertugas menyalakan lampu. Ia setia dengan tugasnya, menyalakan lampu tiap malam tiba dan mematikannya tiap pagi setelah matahari terbenam. Di planet keenam yang besarnya 10 kali lipat dari planet kelima dihuni seorang ahli geografi yang tugasnya mencatat temuan para penjelajah yang datang kepadanya. Dari ahli inilah pangeran kecil disarankan untuk ke planet bumi dengan alasan bumi memiliki reputasi yang baik.

Datanglah pangeran kecil ke bumi, di sebuah gurun di Afrika dan ia bertemu seekor ular. Setelah bertemu ular, bertemu bunga, tak ada satu pun manusia yang ditemui dan itu membuatnya keheranan. Dia kemudian mendaki gunung dan tak juga melihat manusia.

“I shall be able to see the whole planet at one glance, and all the people.”

Dalam pengembaraannya di bumi, ia bertemu seekor rubah. Ada pelajaran yang sangat berharga yang disampaikan si rubah kepada pangeran kecil bahwa segala sesuatu harusnya dilihat dengan hati. Karena hal yang pokok biasanya tak terlihat oleh mata. Ini pelajaran bahwa kita kadang kerap menilai seseorang dari apa yang tampak dalam dirinya misalnya pangkat, jabatan, status sosial, tingkat pendidikan, apa yang dikenanakan, dan lainnya.

Buku ini membawa kita melihat dunia dan kehidupan melalui sudut pandang anak kecil. Kadang pikiran anak kecil selalu kita abaikan dan kita orang dewasa kerap merasa jauh lebih pandai dibandingkan anak kecil. Tapi tidak selalu demikian. Bahkan seorang penerbang itu pun begitu tersentuh dengan nilai atau pelajaran yang diambil dari interaksinya dengan pangeran kecil.

Comments

Popular Posts